Rabu, 28 September 2011

Sejarah Gerakan Pramuka Dunia

Gerakan pramuka pada awalnya tumbuh di Inggris di tahun 1907, yang di pelopori oleh Sir Robert Baden Powall atau yang sering disebut dengan Lord Baden Powell. Lord Baden Powell dilahirkan pada 22 Februari 1857 di London, Inggris dengan nama asli Robert Stepenshon Smyth Baden Powell dan wafat pada tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya. Ide mendirikan organisasi ini awalnya diilhami oleh buku-buku yang telah ditulis oleh Baden Powell tentang perjalanan atau pengalaman-pengalaman hidupnya, serta diilhami juga oleh dua organisasi remaja yang telah lebih dahulu terbentuk, yakni Sons of Daniel Boone, didirikan oleh Daniel Carter Beart, seorang naturalis-ilustrator. Dan Woodcraft Indian, yang dipelopori oleh Ernest Thompson Seton, seorang penulis Inggris kelahiran Kanada.

Tujuan gerakan kepanduan di dunia ini sejatinya adalah untuk tujuan pendidikan karakter generasi muda. Sehingga, bukan berdasarkan sekte, tidak untuk kepentingan politik atau militer. Organisasi kepanduan adalah kegiatan yang paling banyak menghabiskan waktunya di alam terbuka dan sosial. Berkemah merupakan kegiatan tetap kepanduan yang bertujuan memelihara alam, kehutanan, pertanian, bhakti masyarakat dan menjaga harmonisasi dengan alam. Sehingga tidak heran jika kepanduandunia memiliki Motto, “Be Prepared”, yang bermakna selalu siap sedia untuk menolong dan bertindak.
Kini, kepanduan telah berkembang pesat lebih dari 150 negara di dunia. Dalam forum Internasional, organisasi pramuka masing-masing Negara maupun Internasional berdiri secara Independen, namun memiliki forum pertemuan rutin yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali dalam Boy Scout World Conference. Kepanduan dunia memiliki Biro kepanduan sedunia (The Boy Scouts Bureau) yang berada di Jenewa, Swizerland (Swiss), yang berfungsi sebagai sekretariat organisasi. Kegiatan pertemuan besar Internasional, yang disebut JAMBORE, yang dilaksanakan 4 tahun sekali.
Pada tahun 1920, para pandu sedunia berkumpul di Olimpia, London, Inggris dalam acara Jambore Dunia yang pertama. Pada jambore pertama ini, Baden Powell mengundang anggota pramuka dari 27 negara. Dan sejak saat itulah Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World). Baden Powell berkeliling dunia, termasuk mengunjungi Batavia (Jakarta) pada tanggal 3 Desember 1924. Berdasarkan Revolusi konferensi kepanduan sedunia pada tahun 1924, bertempat di Kopenhagen, Denmark, diperoleh kesepakatan bahwa, organisasi kepanduan ini memiliki 3 (tiga) sifat, yaitu :
a.Nasional, artinya kepanduan itu diselenggarakan di masing-masing negara, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara tersebut.
b.Internasional, artinya kepanduan harus dapat mengembangkan rasa persaudaraandan persahabatan antar sesama anggota kepanduan dan sebagai sesama manusia.
c.Universal, artinya kepanduan itu dapat berlaku untuk siapa saja serta dapat diselenggarakan di mana saja.
Demikianlah awal mula berdirinya gerakan pramuka atau kepanduan dunia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar